Kamis, 30 Januari 2014

“Fatin, Anak Tetangga Sebelah Rumah yang Mendunia”



Menyambung tulisan saya terdahulu, diakui atau tidak sosok Fatin memang sangat fenomenal. Kemunculannya sangat mengejutkan. Kita dibuat terperanjat dan benar-benar surprised dengan karakter vokalnya yang kuat, sementara penampilannya sangat lugu dan polos sesuai usianya yang memang masih sangat belia.
Para juri audisi ketika itu dibuat “melongo” untuk selanjutnya terhanyut dalam alunan nada dan lenggak lenggok vokal Fatin yang memaksa mereka untuk ikut bergoyang dan berdendang mengiringinya tampil. Penonton di studio dan yang menyaksikan rekaman audisinya di rumah dibuat terpesona dan jatuh cinta.
Bagaimana tidak, gadis yang baru beranjak dewasa dengan penampilan sederhana layaknya anak tetangga yang berangkat sekolah lewat depan rumah ini ternyata memiliki anugerah karakter suara yang mungkin sangat jarang dimiliki artis penyanyi professional sekalipun di Indonesia. Ahmad Dhani justru menyamakan suara Fatin dengan penyanyi era 80an Cindy Lauper yang terkenal dengan lagu Time After Time.
Satu lagi nilai lebih Fatin, dia tetap memegang teguh aqidahnya sebagai muslimah dengan tetap berjilbab. Bahkan Kaka dan Bimbim SLANK yang juga mendukungnya, meminta Fatin agar tidak lepas jilbab meskipun sudah jadi artis terkenal nanti padahal sekarang saja Fatin sudah jauh lebih populer dibanding artis profesional yang ada di Indonesia.
Melihat sepintas sosok Fatin memang tak jauh beda dengan remaja putri pada umumnya yang ceria, lugu dan senang tampil apa adanya. Tak hanya itu, pengalamannya juga sangat minim tentang musik apalagi dunia entertainment yang hingar bingar. Bahkan konon Fatin sering tertidur di kelas, pernah dihukum karena terlambat datang sekolah dan tidak mengerjakan pekerjaan rumah. Doyan nyabu (sarapan bubur) juga  di kantin sekolah. Benar-benar sosok anak SMA rata-rata, tak istimewa dan sangat apa adanya.
Namun semua itu justru menjadi faktor pendukung X Factor yang dimilikinya dalam hal ini karakter vokalnya yang khas dan kuat. Keluguan, kelucuan, kepolosan, spontanitas dan semua keterbatasannya sebagai siwi SMA rat-rata justru menjadi daya tarik tersendiri yang membungkus karakter vokalnya. Disinilah letak kekuatan si anak tetangga sebelah rumah dengan anugerah yang luar biasa ini.
Diakui atau tidak, Fatin menjadi inspirasi remaj khususnya remaja Putri yang memiliki cita-cita serupa. Ia telah menjadi inspirasi generasi muda Indonesia untuk menggali potensi yang dimiliki dan mengoptimalkannya. Setidaknya Fatin mampu membuktikan bahwa tak ada yang tak mungkin jika mau berusaha dengan mengoptimalkan kelebihan yang kita punya dan menjadikan kekurangan kita sebagai keunikan yang justru dapat menjadi daya tarik yang tak dimiliki orang lain.
Siapa yang mengira, bahkan Fatin sendiri mungkin tak pernah mengira jika kini dia menjadi remaja paling populer di Indonesia meskipun bukan termasuk dalam kalangan selebritis. Ayah Fatin, Bahari Lubis, pasti tak pernah menyangka anaknya bisa setenar sekarang. Bahkan ia baru tahu buah hatinya mampu menyanyi dengan baik setelah mengikuti audisi X Factor. Sekali lagi tak ada yang tak mungkin jika kita mau berusaha dan mengoptimalkan anugerah dan potensi yang kita miliki. Fatin telah membuktikannya 
Siapa sangka, si anak tetangga yang sering lewat depan rumah itu kini menjadi remaja yang penampilannya paling ditunggu-tunggu di layar TV. Sebuah pelajaran berharga dari seorang anak SMA bernama Fatin Shidqia Lubis. Jika Fatin bisa, mengapa kalian tidak?

Probolinggo, 18 Maret 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar