Lupa
lirik sepertinya menjadi trending topic selama seminggu ke depan. Yang jelas
kali ini saya tak akan ikut-ikutan menganalisa terlalu dalam sebab di
Kompasiana ini saja sudah belasan bahkan lebih artikel yang membahasnya. Para
Kompasianer sudah sangat canggih menganalisa apa dan mengapa serta bagaimana
bisa terjadi dan bagaimana pula menyikapi lupa lirik tersebut.
Namun
yang jelas, lupa lirik bisa berakibat sangat fatal, terutama saat kita sedang
berkendara di jalan raya dengan lalu lintas yang padat. Bayangkan, saat kita
akan menyalip kendaraan didepan atau menyeberang jalan dan kita lupa tidak
ng”lirik” kaca spion sedangkan tiba-tiba dari belakang ada kendaraan yang
akan mendahului. InsyaAllah fatal akibatnya dan nyawa bisa jadi taruhannya.
Tapi
terlalu banyak lirik juga bisa berabe. Saat berkendara jangan terlau sering
lirik kanan kiri, apalagi kalau ada cewek cakep di pinggir jalan. Kebanyakan
ngelirik justru kita yang bisa-bisa disantap kendaraan dari belakang atau
depan.
Memang
lupa lirik bisa ditafsirkan macam-macam. Lupa lirik di awal tulisan ini adalah
lupa lirik lagu yang akibatnya tak akan sefatal jika lupa lirik kaca spion
sebagaimana dijelaskan pada paragraf berikutnya. Tapi perlu diingat, lupa lirik
lagu jika dibiarkan terus berulang akan membunuh karakter dan karier yang
bersangkutan.
Jadi
yang paling baik dilakukan adalah, jangan lupa lirik lagu saat menyanyi dan
jangan lupa lirik kaca spion saat berkendara.
Probolinggo, 12 Mei 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar