Senin (6/5) tiga besar X Factor Indonesia (XFI) diberi
kesemptan untuk pulang kampung setelah beberapa minggu dikarantina. Termasuk
Fatin Shidqia Lubis yang hari itu pulang ke rumahnya di kawasan Depok.
Selain pulang kampung, pagi harinya Fatin berkunjung
ke Global Radio, dilanjutkan ke sekolahnya SMAN 97 dan kemudian ke SMAN 28. Yang
pasti, disemua tempat yang dikunjunginya, Fatin selalu disambut meriah oleh
kerabat, teman-teman, guru dan tentu saja para penggemar setianya. Bisa
terbayang betapa meriahnya suasana "meet&greet" itu.
Saya yang tinggal di daerah yang jaraknya amat jauh
dari Ibukota, hanya bisa membayangkan kemeriahan suasana dan berandai-andai
betapa senangnya bisa bertemu langsung serta menyapa Fatin.Sayapun berimjinasi
bagaimana seandainya saya hadir dan ditengah kemeriahan suasana itu tiba-tiba
Fatin menyapa lebih dulu.
Pikiran logis sayapun menjawab pertanyaan bagaimana
reaksi saya ketika Fatin menyapa duluan. Jawabnya, tentu saja saya akan
meresponnya sesuai sapaan Fatin. Jika Fatin menyapa
"Assalamu'alaikum" akan saya jawab "Wa'alaikumsalam". Jika
Fatin menyapa "Hai" akan saya jawab "Hai juga". Jika Fatin
menyapa "Apa kabar?" Akan saya jawab "Kabar baik".
Namun tiba-tiba imajinasi saya buyar ketika dia bertanya, “Sudah sholat Isya’?”
sambil menepuk bahu saya. Lho! Tepukannya kok terasa? Ternyata ibunya anak-anak
mengingatkan saya untuk segera sholat Isya’.
(Mohon maaf jika
tulisan saya kali ini tak seperti artikel-artikel sebelumnya. Tulisan ini hanya
sekedar intermezo untuk menghibur teman-teman yang mungkin sedang galau karena
belum di reply, retweet ataupun di follback Fatin)
Probolinggo,
6 Mei 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar