Minggu siang kemarin (31/3),
seperti biasa tangan saya masih
asik mengutak-atik handphone, sambil santai menikmati sisa long weekend. Tanpa
dikomando jempol kanan saya tiba-tiba berhenti menari-nari di atas track pad
dan mata langsung terfokus pada satu tweet singkat. Sebenarnya tweet itu hanya
ungkapan perasaan seperti biasanya
kita ungkapkan juga. Namun menjadi istimewa saat yang menyampaikannya adalah
Fatin Shidqia Lubis, remaja putri paling populer saat ini.
Bunyi tweetnya sederhana :
“@FatinSL : Gonna miss you kak!:-@AlexRudiartSoul”
Tweet tersebut merupakan ungkapan
kesedihan Fatin yang harus berpisah dengan Alex yang pada Gala Show 6 kemarin
harus pulang lebih dahulu dari ajang X Factor Indonesia. Nampak sekali
keakraban yang telah terjalin diantara mereka selama menjalani karantina. Fatin
nampaknya sudah menganggap Alex seperti kakaknya sendiri.
Dari kicauan tersebut, tersirat ketulusan dan kelembutan hati Fatin sebagai seorang adik yang
menyayangi kakaknya. Saat dia diserang dan dicela oleh haters dalam
berbagai forum, yang seringkali mengatasnamakan fans finalis lain, justru ia sama sekali
tak terprovokasi. Tweet tersebut setidaknya mampu membuka mata dan hati para
haters bahwa sama sekali tak ada masalah diantara para finalis.
Secara tersirat Fatin ingin
menunjukkan bahwa mereka saling menyayangi layaknya saudara. Persaingan sebagai
finalis XFI di panggung Gala Show tak sampai terbawa pada urusan personal dan
hubungan mereka sehari-hari yang justru semakin akrab. Bahkan Fatin, Shena dan Novita kabarnya tinggal
sekamar selama karantina. Maka sungguh miris rasanya jika kita melihat
dan mendengar berbagai cercaan, celaan dan saling serang yang bahkan mengarah
ke SARA oleh orang-orang yang katanya pendukung para finalis.
Boleh-boleh saja kita mendukung
bahkan fanatik pada sang idola, tentunya dengan cara yang elegan, santun dan
bermartabat. Bukan debat kusir
emosional, saling serang dan celaan yang justru membuat kita layaknya
mahluk yang tak beradab.
Dan kicauan singkat Fatin Minggu
siang kemarin terasa bagai hujan yang menyejukkan di tengah panasnya atmosfer
XFI akibat dipulangkannya beberapa finalis yang menurut penikmat musik cerdas,
belum waktunya untuk dipulangkan.
Probolinggo, 1 April 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar