Kamis, 30 Januari 2014

Fatinistic_Jadoel, Fatinistic Lintas Generasi



Popularitas Fatin Shidqia Lubis tak perlu diragukan lagi. Keberhasilannya menembus 3 (tiga) besar X Factor Indonesia (XFI) merupakan salah satu bukti bahwa ia memang memiliki banyak penggemar dengan kekuatan fanbase yang tak sedikit pula.
Meskipun terhitung masih remaja, namun penggemarnya tak melulu dari kalangan remaja atau ABG (Anak Baru Gedhe) saja. Banyak juga anak-anak usia TK & SD yang mengidolakannya termasuk putri saya. Dan saya yakin adik-adik atau putra/putri pembaca sekalian banyak juga yang menyukai Fatin.
Dan bukan suatu hal yang mengejutkan jika banyak orang yang sudah berumur a.k.a dewasa juga mengaguminya, seperti saya. Di berbagai forum baik melalui jejaring sosial dan media online, orang-orang yang usianya tak bisa dikatakan remaja lagi ikut meramaikan “diskusi” tentang siswi SMA yang saat ini sedang populer tersebut.   
Di forum keren macam Kompasiana ini saja bisa dilihat berapa banyak tulisan tentang Fatin, baik yang bernada pro maupun kontra, yang penulisnya kebanyakan adalah orang dewasa, berumur dan kaya pengalaman. Setidaknya jika dilihat dari kualitas dan bobot tulisannya. 
Demikian pula di twitter yang telah menjadi forum diskusi, tukar pikiran dan juga saling debat baik antar sesama penggemar maupun dengan penggemar lain bahkan juga dengan haters. Twitter telah menjadi satu sumber kekuatan Fatin dengan jumlah followers mencapai 469 ribu lebih saat tulisan ini dibuat.
Di twitter juga para penggemar Fatin menunjukkan eksistensinya dengan membentuk beragam fanbase, yang jumlahnya mungkin sudah mencapai ratusan dan jika dilihat dari nama-namanya, bisa jadi tersebar di seluruh penjuru Indonesia Raya bahkan ada juga fanbase negeri tetangga.
Dan yang terbaru, adalah berdirinya fanbase Fatin yang jika dilihat dari namanya adalah fanbase generasi “tua”. Fatinistic_Jadoel, begitu nama akun twitter dengan username @FatinisticJadul itu.
Akun twitter ini lahir tanggal 7 Mei 2013 malam dan dibidani oleh beberapa tweeps “dewasa”. Proses pembentukan, pemilihan nama hingga penentuan admin memakan waktu yang cukup lama dengan proses diskusi dan perdebatan yang sengit.
Ada yang menarik saat pemilihan nama akun ini. Ada yang mengusulkan nama Fatinistic_Oldies, Fatinistic_Overage, Fatinistic_Over26 hingga “Fatinistic_Adult”. Malah saya juga sebenarnya mau usul nama “Fatinistic_Mature”, tapi karena pertimbangan kepantasan akhirnya saya urungkan niat itu.
Akhirnya dipilih dan ditetapkanlah nama resmi : Fatinistic_Jadoel. Pada profil akun ini disebutkan bahwa Fatinistic_Jadoel adalah “Penggemar Berat Fatin Shidqia Lubis - X Factor Indonesia Dengan Pemikiran Yang Matang Nan Dewasa.” Rupanya Fatinistic_Jadoel tak ingin membuat segmentasi usia anggota/followersnya.
Artinya, semua penggemar, pendukung dan pemerhati Fatin boleh bergabung tanpa harus melihat seberapa tua usia mereka. Fanbase ini terbuka untuk semua kelompok umur, golongan dan profesi. Yang menjadi penekanan kata “Jadul” adalah pemikiran yang dewasa dan bijak, bukan ketuaan berdasar sudah berapa lama mereka hidup  di dunia ini.
Berdasar pengamatan saya yang juga sahabat tweeps para founder Fatinistic_Jadoel, sebagian besar pendiri fanbase ini adalah para Fatinistic senior yang memang tak bisa dibilang muda lagi. Loyalitas, fanatisme dan militansi mereka tak kalah dengan para Fatinistic yang usianya jauh dibawah mereka.
Setidaknya itu yang bisa saya tangkap dari percakapan, gaya bahasa hingga foto profil di twitter serta dari pengakuan mereka sendiri yang tak gengsi tapi justru bangga dengan ketuaannya. Dan kini, @FatinisticJadul sudah eksis dan semakin kebanjiran followers yang tak hanya dari kalangan dewasa tapi juga Fatinistic remaja. 
Kehadiran Fatinistic_Jadoel dengan para senior yang menggawangi, membuktikan bahwa penggemar dan pemerhati Fatin bukan hanya kalangan remaja dan ABG saja. Ini menunjukkan bahwa pesona dan faktor X Fatin mampu menembus batasan ruang dan waktu, batasan wilayah dan usia.
Fatin bukan hanya milik remaja seusianya, tapi juga lintas generasi. Generasi yang sudah ada bahkan sebelum Fatin lahir. Generasi yang sebenarnya lebih pantas disebut ayah/ibu atau kakek/nenek bagi Fatin. Dan inilah yang juga menjadi kekuatan Fatin untuk terus bertahan di XFI dan modal berharga nanti, ketika ia memutuskan untuk serius terjun di industri musik tanah air.
Yang jelas, kelahiran Fatinistic_Jadoel bukan untuk membuat sekat-sekat antara kaum muda dengan kaum tua, tetapi lebih pada upaya untuk memperkaya khazanah per-fanbase-an Fatin di dunia twitter. Kehadiran fanbase ini diharapkan mampu menjadi alternatif bagi para Fatinistic untuk menunjukkan eksistensi dan dukungan pada Fatin dengan cara yang mungkin lebih dewasa dan bijak.
Fatinistic_Jadoel diharapkan mampu menjadi penyeimbang, penengah sekaligus advisor bagi Fatinistic muda yang lebih enerjik, agresif dan reaktif. Dengan cara berpikir yang lebih dewasa, diharapkan Fatinistic_Jadoel melalui tweet dan mention bijaknya dapat memberikan pencerahan kepada para Fatinistic muda dalam memberikan dukungan pada Fatin.
Sebab jika diamati, masih ada saja oknum yang mengaku Fatinistic tapi tak mampu menjaga sikap dan perkataan, meskipun hanya di dunia maya seperti twitter. Masih ada oknum yang seenaknya mengeluarkan kata-kata tak pantas dan sok berani mengeluarkan pendapat yang sebenarnya tak layak dipublish. Ini justru bisa jadi bumerang bagi Fatin dan Fatinistic. Citra Fatinistic bisa rusak hanya karena ulah segelintir oknum yang tak bertanggungjawab dan membabi buta seperti itu.
Disinilah Fatinistic_Jadoel diharapkan bisa mengingatkan dan memberikan saran, atau setidaknya memberikan contoh bagaimana sebenarnya seorang fans sejati itu harus bersikap dalam menunjukkan dukungannya pada sang idola. Tentunya dengan cara yang simpatik, sopan dan bermartabat tanpa harus mencela pihak lain.
Kehadiran Fatinistic_Jadoel dengan para admin yang sepengetahuan saya tak perlu diragukan lagi kredibilitasnya, diharapkan juga bisa bertindak sebagai mediator jika terjadi persinggungan antar kelompok penggemar, antara lovers dan haters.
Dan jelang grand final XFI, Fatinistic_Jadoel dapat memposisikan dirinya, selain sebagai pendukung setia Fatin Shidqia juga sebagai penyejuk di tengah panasnya atmosfer persaingan antara finalis dan kelompok penggemarnya masing-masing.
Memang dengan usianya yang masih dalam hitungan jam, tentu semua harapan itu tak bisa serta merta terlaksana, mengingat keterbatasan para admin yang juga manusia biasa. Butuh proses dan waktu yang tak sebentar untuk mewujudkan idealisme fanbase seperti itu.
Akhirnya, saya sebagai Fatinistic tua dan juga sahabat para admin yang mengelola akun @FatinisticJadul mengucapkan selamat atas lahirnya fanbase alternatif ini. Semoga makin jaya, selalu eksis tak hanya selama Fatin menjadi finalis XFI saja tapi juga nanti setelah Fatin benar-benar memutuskan untuk terjun ke industri musik profesional.

Probolinggo, 9 Mei 2013

Follow : @FatinisticJadul
Follow me : @Dody_Kasman




Tidak ada komentar:

Posting Komentar